SUGENG RAWUH

Minggu, 29 November 2015

ERDOGAN : KAMI HANYA TAKUT KEPADA ALLAH

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada hari Jumat (27/11) menyampaikan pidato heroik di hadapan lautan massa di kota Bayburt, provinsi di timur laut Turki.

Berikut ringkasannya (video ada di bawah):  

- Kami tidak akan biarkan siapapun mengganggu atau merencanakan aksi terorisme di bumi Turki.

- Berulang kali saya tegaskan, Turki hanya takut kepada Allah yang satu, Turki tidak akan tunduk selain kepadaNya.

- Turki pewaris peradaban yang besar, dan kami akan mempertahankan warisan tersebut dengan memohon kekuatan dari Allah subahanahu wataala.

- Kami tidak akan biarkan pesawat tempur negara manapun melanggar kedaulatan Turki, apalagi disaat konflik seperti sekarang.

- Dalam insiden penembakan pesawat Rusia yang melanggar kedaulatan negara kami, tuan Putin katakan: Anggap saja pesawat kami tamu di negara anda, kemudian saya jawab: Tidak ada tamu tanpa diundang!

- Kami sangat terganggu dengan pernyataan Putin yang sangat mengada ada.

- Rusia selama ini berdalih terbang di atas langit Turkmen untuk gempur ISIS, tapi saya katakan daerah tersebut bukan kekuasaan ISIS melainkan kekuasaan mujahid Suriah anti Assad, dan ini bukti nyata siapa musuh Rusia sebenarnya di Suriah.

- Putin menuduh saya melakukan islamisasi di Turki, saya tegaskan bahwa rakyat Turki 99% muslim, dan pernyataan Putin itu sangat lucu.

- Kami tidak memiliki mental bobrok untuk melakukan jual beli minyak dengan ISIS.

- Saya harapkan Putin menyiapkan semua bukti atas tuduhannya kami bekerja sama dengan ISIS dan sampaikan pada pertemuan di Paris nanti.

- Kami menolak semua tuduhan tanpa bukti Rusia terhadap Turki.

- Kalau Putin bisa buktikan saya bekerjasama dengan ISIS, saya langsung mengundurkan diri dari jabatan presiden. 

- Turki tidak kenal yang namanya menikam dari belakang, kami siap menghadapi siapapun dan kami tidak takut siapapun.

- Pihak manapun yang menghalangi bantuan kemanusiaan untuk saudara kami Turkmen sama artinya mereka bermain api.

- Hubungan Turki dengan Rusia sangat strategis, dan saya himbau pejabat Rusia untuk melakukan diplomasi yang santun.

- Saya sangat mengharapkan Rusia mau berunding duduk bersama membicarakan banyak hal demi keberlangsungan hubungan kedua negara.

- Pejabat Turki bekerja siang dan malam demi tercapainya tujuan kami untuk bisa mandiri dalam persenjataan.

- Ada hal yang sangat esensial bagi kami sebagai bangsa Turki, yaitu satu bangsa satu bendera dan satu negara.

- Saya berdoa kepada Allah yang Maha Berkehendak untuk memberikan semua kebaikan kepada kami rakyat Turki dan umat Islam, dan juga semoga Allah senantiasa mempersatukan kami demi Turky yang kuat dan maju.

*Sumber: Turki Al-Yaum

[Video Pidato Erdogan]
https://www.youtube.com/watch?v=IUtWmuwUa2o

Pertolongan Al-Quran di Alam Kubur



Dari Sa’id bin Sulaim ra, Rasulullah SAW bersabda: "Tiada penolong yg lebih utama derajatnya di sisi Allah pada hari Kiamat daripada Al-Qur’an. Bukan nabi, bukan malaikat dan bukan pula yang lainnya." (Abdul Malik bin Habib-Syarah Ihya).

Bazzar meriwayatkan dalam kitab La’aali Masnunah bahwa jika seseorang meninggal dunia, ketika orang - orang sibuk dgn kain kafan dan persiapan pengebumian di rumahnya, tiba -tiba seseorang yang sangat tampan berdiri di kepala mayat. Ketika kain kafan mulai dipakaikan, dia berada di antara dada dan kain kafan.

Setelah dikuburkan dan orang-orang mulai meninggalkannya, datanglah dua malaikat. Yaitu Malaikat Munkar dan Nakir yang berusaha memisahkan orang tampan itu dari mayat agar memudahkan tanya jawab.

Tetapi si tampan itu berkata: "Ia adalah sahabat karibku. Dalam keadaan bagaimanapun aku tidak akan meninggalkannya. Jika kalian ditugaskan utk bertanya kepadanya, lakukanlah pekerjaan kalian. Aku tidak akan berpisah dari orang ini sehingga ia dimasukkan ke dalam syurga."

Lalu ia berpaling kepada sahabatnya dan berkata, "Aku adalah Al quran yang terkadang kamu baca dengan suara keras dan terkadang dengan suara perlahan. Jangan khawatir setelah menghadapi pertanyaan Munkar dan Nakir ini, engkau tidak akan mengalami kesulitan."

Setelah para malaikat itu selesai memberi pertanyaan, ia menghamparkan tempat tidur dan permadani sutera yang penuh dengan kasturi dari Mala’il A’la. (Himpunan Fadhilah Amal : 609)

Allahu Akbar, selalu saja ada getaran haru selepas membaca hadits ini. Getaran penuh pengharapan sekaligus kekhawatiran. Getaran harap karena tentu saja mengharapkan Al-Quran yang kita baca dapat menjadi pembela kita di hari yang tidak ada pembela. Sekaligus getaran takut, kalau-kalau Al-Quran akan menuntut kita.

Allah…terimalah bacaan Al-Quran kami. Sempurnakanlah kekurangannya..Aminnn