SUGENG RAWUH

Jumat, 30 Januari 2015

BELAJAR MENJADI RUMPUT..

🌻 HIKMAH SABTU🌻

Sesungguhnya ALLAH tiada segan membuat perumpamaan berupa nyamuk atau yang lebih rendah daripada itu (QS Al Baqarah: 26)

Begitu juga dengan rumput, tanaman kecil berwarna hijau yang memiliki daun ramping, biasanya menjadi makanan ternak dan bahan injakan kaki-kaki manusia.
Biar kecil rumput tak pernah berhenti berjuang mempertahankan hidupnya.Walau rusak terinjak atau dicabut, ia akan tumbuh lagi dan tumbuh lagi...Di musim kemarau di saat tumbuhan lain enggan hidup, rumput tetap tumbuh dan berusaha meninggi. Akarnya akan menjulur ke dalam tanah agar ia mendapatkan air yang dibutuhkan. Disela-sela bebatuan,tumbuhan lain tak ingin hidup disana,rumput tetap mau mengisinya.

Kita dapat bercermin dari sifat tanaman rumput. Dia dapat bertahap hidup,tumbuh bahkan dicuaca seekstrim apapun. Perjalanan hidup yang masih panjang jangan pernah kita kotori dengan kelelahan dan putus asa karena kegagalan.

Dimasa-masa sulit, bukan berarti kita boleh menyerah. Kegagalan yang menghadang bukan alasan untuk berhenti berjuang.
Tidak ada yang tidak mungkin jika kita mau berikhtiar, berusaha tak kenal lelah dan berdo'a mohon kekuatan.

SABTU, AKHIR PEKAN YANG MENCERAHKAN..

SEMANGAT tak pernah hilang...

THINK FRESH....Berfikir segar di tengah keterbatasan

Selalu ingat kasih sayang ALLAH dan al Qur'an sebagai benteng diri,menghalau segala virus malas dan putus asa.

Kalau RUMPUT bisa kenapa kita enggak...?

Dan barang siapa berjuang sungguh-sungguh dijalan Kami,sungguh benar-benar akan kami tunjukkan jalan-jalan Kami. Dan ALLAH bersama dengan orang-orang yang berbuat baik (ahsan dan penuh semangat).'' (QS Al Ankabuut:69)

Gunakan kemampuan sekecil apapun dalam mengisi hari.
Selalu ada semangat aktivitas hati,berempati dan berbagi.
Semangat untuk terus memperbaiki,mendidik diri sendiri menuju husnul khotimah.

Bersahabatlah dengan orang-orang sholeh,duduk dan belajar bersama mereka,dengan begitu ALLAH akan menghidupkan hati kita dengan nur hikmah,menyalakan cahaya qur'ani dan membangun ukhuwah dengan potensi diri. Seperti ALLAH menghidupkan bumi dengan turunnya hujan. ( Lukman al Hakim)

Segala yang kita anggap kecil dan sepele akan menjadi besar dan mulia di mata ALLAH.

Semoga kita mampu merasakan nikmatnya kebutuhan diperhatikan dan dilindungi oleh ALLAH Swt,Aamiin

Barakallahu fiikum,-

Bunda Amelia ODOJ 0075
( +6281250997001)
Edisi Sabtu, no: 51/31/01/15

SAKIT ITU ANUGERAH..

🌻HIKMAH JUM'AT🌻

Kasih sayang ALLAH kepada hamba-hambaNYA tidak sebatas apa yang tertuang dalam ayat-ayat AlQur'an tetapi lebih dari pada itu.Kasih sayang dan kecintaan ALLAH kepada hambaNYA disemaikan oleh RasulNYA juga selalu membuat hambaNYA merasa sejuk dan tenang. Gambaran kasih sayang ALLAH juga tertuang pada ampunan yang diberikan ALLAH kepada hamba-hambaNYA yang berdosa dan melampaui batas.

" Segala musibah yang menimpamu, wahai manusia adalah semata-mata karena kesalahan yang telah kamu lakukan. Oleh karenanya setiap keburukan tersebut ALLAH tidak memberimu pahala,tetapi ALLAH akan mengampunimu atas perbuatanmu.'' ( Ibnu Katsir)

Hal yang paling menarik yang dapat dipelajari adalah dalam keadaan sakit atau terkena musibah dia dapat menghadirkan detik-detik dalam jiwanya untuk memaksimalkan amal.

SAKIT menjadi anugerah jika kita sabar menjalaninya. Tak ada hal yang lebih sulit daripada sabar, baik sabar terhadap sesuatu yang dicintai maupun sabar dari sesuatu yang tidak mengenakkan yaitu sakit,terlebih lagi bila ia harus menjalaninya dalam waktu yang lama.

JUM'AT PENUH HIKMAH...

Memetik pelajaran dari penderitaan...

Menunai anugerah dari kesabaran...

SAKIT menjadi ANUGERAH dengan bekal tabah dan sabar,karena penderitanya :
▪ Menjadi lebih lama Dzikrullah
▪ Menjadi semakin ta'at beribadah
▪ Membayangkan orang lain yang lebih parah sakitnya
▪ Meyakini bahwa ALLAH sebagai pendampingnya
▪ Membayangkan derita akan berbuah pahala di dunia dan di akhirat
▪ Mengetahui bahwa keluh kesah tidak berguna bahkan menjadi terlihat semakin lemah tak berdaya
▪ Dapat menghindari hal-hal yang tercela oleh akal sehat dan syari'at

Hanya wajib berucap, ''Laa haula wa la quwwata ila billaah...''.
Tidak untuk melawan rasa sakit,tidak berkeras hati untuk lekas sembuh. Hanya berserah diri, beribadah dengan istiqomah, tersenyum meyakini bahwa sakit,sehat, hidup dan mati adalah kehendakNYA dan bagian dari kasih sayangNYA.

Maka, rasa sakitpun berkurang. Proses penyembuhannya lebih cepat dan bisa memahami sesungguhnya ALLAH menguji dengan sakit adalah kecintaan ALLAH kepada hambaNYA.

Selamat meniti barokah Jum'at,smoga bermanfaat,Aamiin.

Barakallahu fiikum,-

Bunda Amelia ODOJ 0075
( +6281250997001)
Edisi Jum'at, no: 50/30/01/15

Kamis, 29 Januari 2015

RUBRIK TAFSIR ODOJERS EDISI KEENAM


JUMAT, 30 JANUARI 2015
Tafsir Surat Albaqarah Ayat 21-22

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اعْبُدُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ وَالَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ (٢١) الَّذِي جَعَلَ لَكُمُ الأرْضَ فِرَاشًا وَالسَّمَاءَ بِنَاءً وَأَنْزَلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَأَخْرَجَ بِهِ مِنَ الثَّمَرَاتِ رِزْقًا لَكُمْ فَلا تَجْعَلُوا لِلَّهِ أَنْدَادًا وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَ (٢٢)

Hai manusia, sembahlah Tuhanmu yang telah menciptakanmu dan orang-orang yang sebelummu, agar kamu bertakwa. Dialah yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezki untukmu; karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah padahal kamu mengetahui.

🍃Dalam ayat ini Allah SWT menjelaskan keesaan Uluhiyyah-Nya, bahwa Dia-lah yang menganugerahkan nikmat kepada hamba-hamba-Nya dengan menciptakan mereka dari tidak ada menjadi ada, serta menyempurnakan bagi mereka nikmat lahir maupun bathin. Dia menjadikan bagi mereka bumi yang terhampar seperti tikar sehingga dapat ditempati dan dihuni, yang dikokohkan dengan gunung-gunung yang tinggi menjulang, "Dan langit serta pembangunannya," (QS. Asy-Syams: 5) yaitu dijadikan langit sebagai atap. Sebagaimana Dia berfirman di ayat lain: "Dan Kami jadi langit itu sebagai atap yang terpelihara, sedang mereka berpaling segala tanda-tanda (kekuasaan Allah) yang terdapat padanya." (Al-Anbiyaa': 32)

🍃"Dan Dia telah menurunkan air hujan dari langit bagi Mereka." Yang dimaksud dengan langit di sini adalah awan yang turun ketika mereka membutuhkan. Lalu Dia mengeluarkan untuk mereka buah-buahan dan tanaman seperti yang mereka saksikan sebagai rizki bagi mereka dan juga ternak mereka Sebagaimana disebutkan pada banyak tempat di dalam al-Qur-an.

🍃Ayat ini menjelaskan bahwa Dia-lah Pencipta, Pemberi rizki, bagi alam semesta berikut penghuninya dan yang memberi rizki kepada mereka. Dengan demikian, hanya Dia-lah yang berhak diibadahi, tidak ada sekutu bagi-Nya. Oleh karena itu Allah berfirman, "Karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah, padahal kamu mengetahui." (Al-Baqarah: 22)

🍃Dalam kitab Shahiih al-Bukhari dan Shahiih Muslim disebutkan dalam hadits dari Ibnu Mas'ud RA. ia menceritakan: “Aku pernah bertanya: Wahai Rasulullah, dosa apakah yang paling besar di sisi Allah?' Beliau SAW menjawab: `Engkau menjadikan tandingan bagi Allah, padahal Dia yang telah menciptakanmu." [(HR Al-Bukhari (no. 4477), Muslim No 86)].

Demikian juga hadits Mu'adz RA: 'Tahukah engkau apa hak Allah atas hamba-hamba-Nya? Yaitu mereka beribadah hanya kepada-Nya dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun."[HR Al-Bukhari (no. 2856), Muslim 30)].

🍃Banyak ahli tafsir, di antaranya ar-Razi dan selainnya menjadikan ayat ini sebagai dalil yang menunjukkan adanya Sang Pencipta (Allah SWT). Ayat tersebut menunjukkannya dengan metode terbaik. Karena barangsiapa memperhatikan semua ciptaan-Nya, baik yang ada di bumi maupun di langit, perbedaan bentuk, warna, karakter, serta manfaatnya, dan semua itu diletakkan pada tempat yang mendatangkan manfaat secara tepat, niscaya ia akan mengetahui kekuasaan Penciptanya, meyakini hikmah, ilmu, kecermatan, dan keagungan kekuasaan-Nya. Sebagaimana dikatakan oleh sebagian Arab Badui ketika ditanya: "Apa dalil yang menunjukkan adanya Rabb?" Maka mereka menjawab: "Subhaanallaah, kotoran unta menunjukkan adanya unta, dan jejak kaki menunjukkan adanya orang yang pernah berjalan. Bukankah langit mempunyai gugusan bintang, bumi memiliki jalan-jalan yang luas, dan lautan mempunyai gelombang? Tidakkah yang demikian itu menunjukkan; adanya Allah Yang Maha lembut dan Maha Mengetahui?

🍃Maka barangsiapa yang memperhatikan ketinggian dan luasnya langit serta berbagai bintang, komet dan planet, juga merenungkan bagaimana semua benda itu berputar di falak (orbit) yang luar biasa besarnya pada setiap siang dan malam hari, dan pada saat yang sama masing-masing benda itu berputar pada porosnya. Juga memperhatikan lautan yang mengelilingi bumi dari segala arah, serta gunung-gunung yang dipancangkan di bumi agar menjadi tetap dan tidak bergoyang dan penduduknya dapat tinggal di dalamnya walaupun dengan  bentuk permukaan bumi yang bermacam-macam dan berwarna warni.

🍃Demikian pula sungai-sungai yang mengalir dari satu daerah daerah lain yang membawa berbagai manfaat. Diciptakan juga berbagai macam binatang, tumbuh-tumbuhan yang memiliki rasa, bentuk dan warna yang beraneka ragam, padahal tumbuh-tumbuhan itu hidup pada tanah dan air yang sama. Maka semua ini menjadi dalil adanya Rabb Sang Pencipta, dan menunjukkan kekuasaan-Nya yang agung, hikmah, rahmat, kelembutan dan kebaikan-Nya kepada semua makhluk yang Dia ciptakan. Tidak ada yang berhak diibadahi dengan benar selain Allah, hanya kepada Nya kami bertawakkal dan kepada-Nya-lah kami kembali.

Wallahu’alam bishshowab

Sumber : Tafsir Ibnu Katsir
Diterjemahkan oleh: Ummu Fathi

RTO/06/29/01/2015/Div.TSI-PSDMODOJ

Rabu, 28 Januari 2015

MERANGKUL MASALAH

🌻 HIKMAH RABU🌻

“ Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu, ALLAH mengetahui sedangkan kamu tidak mengetahui. “ (QS Al Baqarah: 216)

Orang yang mendapatkan masalah dan berkeinginan segera hilang masalahnya,maka bayangkanlah masalah yang lebih berat dari apa yang dia alami. Maka masalahnya akan terasa ringan.

Orang yang meyakini selalu ada kemudahan di setiap kesulitan,dia akan berpendirian teguh meski menghadapi masalah yang tidak menyenangkan.

Orang yang memahami samudera dunia dan mengetahui cara menghadapi gelombangnya dan cara menyabarkan diri dalam menghadapi hari-harinya pasti tidak akan terkejut dalam mengadapi masalah dunia,dan tidak akan terlalu gembira kala melihat kesenangannya. Dia selalu bersyukur dalam suka dan dukanya.

RABU yang selalu MENGGEBU...

Tawadhu,ikhlas dan syukur.......
▪Memahami masalah adalah separuh jawaban
▪Memahami masalah adalah peluang kebaikan
▪Memahami masalah adalah solusi

" Syaiton selalu memperdayamu,namun ALLAH selalu memeliharamu''

Dalam keadaan apapun, kita diciptakan untuk mengetahui ALLAH,berbicara kepadaNYA serta senantiasa melihatNYA dalam kalam-kalamNYA.

Setiap masalah selalu ada batasnya,bukan kesabaran kita yang dibatasi.
Setiap manusia punya peluang menjadi pembelajar yang mampu mencari jalan keluar dari setiap masalah yang kecil maupun yang besar.

Orang -orang cerdas akan menganggap ringan semua masalah tanpa meremehkannya,namun karena ada keyakinan '' selalu ada jalan keluar''.

Gelapnya malam pertanda akan datang fajar, semakin gelap semakin pekat berarti fajar semakin mendekat.

'' BERATNYA MASALAH MENANDAKAN KEMULIAAN ''

Hamba Sejati adalah hamba yang ridho terhadap ketetapan RABB-nya.Maha Suci ALLAH yang telah menguji segala perkara manusia pada sebab musabab dan senantiasa membimbing dalam mencari jalan keluarnya.

Barakallahu fiikum,-

Bunda Amelia ODOJ 75
( +6281250997001)
Edisi Rabu, no: 48/28/01/15

Kisah...

Inspirasi Penuh Berkah..

Kisah ini Bukan Sekadar Menarik, Tapi Spektakuler

Al-kisah ada seorang pria memperbanyak baca Al-Quran namun tiada menghapalnya sedikit pun, anaknya lantas bertanya, apa faedahnya jika Ayah hanya membaca namun tiada menghapalnya sedikit pun?!

Ayah: Saya akan beritahu nanti jika kau telah mengisi keranjang (terbuat dari jerami) ini dari air laut itu.

Anak: Mustahil keranjang ini bisa diisi dengan air.

Ayah: Coba dulu!

Keranjang tersebut biasanya diisi untuk mengangkut batubara, si anak pun mengambilnya lalu menuju ke laut dan mencoba untuk mengisinya, setelah diisi, ia dengan cepat membawanya menuju ayahnya, akan tetapi karena bocor air keburu habis.

Anak: Yah, tidak mungkin!

Ayah: Coba lagi!

Si anak mencoba kembali, juga tak berhasil, dicoba lagi untuk ketiga, keempat, dan kelima kalinya, sia-sia. Si anak pun kelelahan.

Anak: Yah, keranjang ini tidak mungkin diisi dengan air.

Ayah: Tidakkah kau melihat sesuatu di keranjang?!

Si anak lalu menyadari sesuatu, lantas berujar: Ya, Yah. Tadi keranjang ini kotor bekas batubara, kini jadi benar-benar bersih.

Ayah: Persis serupa ini AlQur’an bagi hati, kehidupan dunia dan pernak-perniknya seringkali kadang memenuhi hati dengan 'kotorannya', dan AlQur'an tak ubahnya air laut itu yang akan membersihkan hati tersebut, kendati kau tiada hapal sedikitpun.

Catatan: Jangan pernah menjadikan ketidak mampuanmu menghapal AlQur'an menjadi pintu terbuka bagi setan untuk menjauhkanmu dari membacanya. Pahala membacanya
juga jelas-jelas ada.

//Kisah ini sungguh membuatku terpikat, maka itu kukirim saja buat saudara-saudaraku yang kucintai.

Oleh: Marwan Abu Abdil Malik, Lc

Jika Manfaat, sebarkan sebanyak-banyaknya.. Moga jd ladang amal bagi kita dan sahabat yg mengamalkan...

اَمِين يَا رَبَّ الْعَالَمِيْن
اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِهِ عَدَدَ إِنْعَامِ اللهِ وَإِفْضَالِهِ
آمِينْ يَا مُجِيبَ السَّائِلِينْ

Minggu, 11 Januari 2015

Akhirat Dalam Berita....

1 hari d sisi Tuhanmu (akhirat) adalah seperti 1000 th menurut perhitunganmu. (Qs 22: 47).
"Ternyata cuma 1,5 jam saja umur kita hidup di dunia ini"                  Mari kita lihat berdasarkan Al Qur'an sebagai sumber kebenaran absolut.
1 hari akhirat = 1000 tahun.
3 jam akhirat = 125 tahun.
1,5 jam akhirat = 62,5 tahun.

Apabila umur manusia itu rata-rata 60-70 tahun, maka hidup manusia ini jika dilihat dari langit hanyalah 1,5 jam saja.
Pantaslah kita selalu diingatkan masalah waktu  (Qs103:1)

Ternyata hanya satu setengah jam saja yang akan menentukan kehidupan abadi kita kelak, hendak di Surga atau Neraka.
(QS 35:15, 4:170).

Cuma satu setengah jam saja cobaan hidup, maka bersabarlah (QS 74:7,52:48,39:1­0).

Demikian juga hanya satu setengah jam saja kita harus menahan nafsu dan mengganti dengan sunnah-Nya.
(QS 12:53, 33:38).

"Satu Setengah Jam" sebuah perjuangan yg teramat singkat dan Allah akan mengganti dengan surga Ridho Alloh.
(QS 9:72, 98:8, 4:114).

Maka berjuanglah untuk mencari bekal perjalanan panjang nanti (QS 59:18, 42:20, 3:148, 28:77).

Alloh berfirman: " Kamu tidak tinggal (dibumi) melainkan sebentar saja, kalau kamu sesungguhnya mengetahui"
(QS 23:114)

Semoga bermanfaat bagi semua untuk menata perjalanan hidup kita kembali kejalan yg benar..({})

⛅ B E R K A H ⛅

Assalamualaikum Wr wb.

                                                      
⛅Berkah adalah kata yang diinginkan oleh hampir semua hamba yang beriman, karenanya orang akan mendapat limpahan kebaikan dalam hidup.

⛅Berkah bukanlah cukup dan mencukupi saja, tapi berkah ialah bertambahnya ketaatan kita kepada Allah dgn segala keadaan yg ada, baik berlimpah atau sebaliknya itulah berkah,"albarokatu tuziidukum fi thoah".  Berkah Menambah Taatmu Kepada Allah.... atau arti berkah yg lain "ziyadatul khoir" = bertambahnya kebaikan

⛅Hidup yg berkah bukan hanya sehat, tapi kadang sakit itu justru berkah sebagaimana nabi Ayyub, sakitnya menambah taatnya kepada Allah,dan berkah itu tidak selalu panjang umur, ada yang umurnya pendek tapi dahsyat taatnya layaknya Mus'ab bin Umair

⛅Tanah yg berkah itu bukan karena panorama indahnya tapi tanah yg berkah kadang tandus seperti Makkah tapi keutamaannya dihadapan Allah tidak ada yg menandingi.

⛅Makanan berkah itu bukan yg komposisi gizi lengkap tapi makanan itu mampu mendorong pemakannya menjadi lebih taat setelah makan

⛅Dan ilmu yg berkah itu bukan yg banyak riwayat dan catatan kakinya, tapi yg berkah ialah yang mampu menjadikan seorang meneteskan keringat dan darahnya beramal dan  berjuang untk agama Alloh

⛅Penghasilan berkah juga bukan gaji yg ia terima banyak dan bertambah, tapi sejauh mana dia bisa jadi jalan rizqi bagi yg lainya dan semakin banyak orang yg terbantu dngan penghasilan
kita.
                                                                                                                                                                                                        ⛅Anak-anak yg berkah bukanlah ketika mereka lucu dan imut, tapi anak yang berkah ialah yg senantiasa taat kepada Rabb-Nya dan kelak diantara mereka ada yg lebih soleh dan tidak henti2nya mendoakan kita.

⛅Semoga segala Aktifitas Hari ini  Barokah . . . Amiiin

⛅Barokallaahu fiikum 😊

#odoj482

Empat Masalah dan Solusinya

🌸Renungan🌸

أربعة مشاكل وأربعة حلول

1- Jika anda diuji dengan syahwat dan hawa nafsu,
periksalah sholat anda
"Maka datang sesudah mereka suatu keturunan yang mereka telah melalaikan sholat dan memperturutkan syahwat hawa nafsunya" (QS. Maryam: 59)
إذا ابتُليت بالشهوات فراجع حفاظك على الصلوات
{فَخَلَفَ مِن بَعْدِهِمْ خَلْفٌ أَضَاعُوا الصَّلَاةَ وَاتَّبَعُوا الشَّهَوَاتِ}

2- Jika anda merasa keras hati, berperangai akhlak buruk, sial sengsara dan tidak ada kemudahan,
Periksalah hubunganmu dengan ibumu dan baktimu kepadanya
"Dan (Dia jadikan aku) berbakti kepada ibuku, dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka" (QS. Maryam: 32)
إذا أحسست بالقسوة وسوء الخلق والشقاء وعدم التوفيق
فراجع علاقتك وبرك بأمك
{وَبَرًّا بِوَالِدَتِي وَلَمْ يَجْعَلْنِي جَبَّارًا شَقِيًّا}

3- Jika anda merasa depresi, tertekan dan kesempitan dalam hidup,
Periksalah interaksimu dengan Al-Qur'an
"Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku (Al-Qur'an- berdzikir), maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit" (QS. Thaha: 124)
إذا شعرت بالإكتئاب والضيق والضنك في العيش
فراجع علاقتك بالقرآن
{وَمَنْ أَعْرَضَ عَنْ ذِكْرِي فَإِنَّ لَهُ مَعِيشَةً ضَنكًا}

4- Jika anda merasa kurang tegar dan teguh di atas kebenaran dan gangguan kegelisahan,
Maka periksalah bagaimana pelaksanaanmu terhadap nasehat dan mauidzah yang engkau dengar
"Sesungguhnya kalau mereka melaksanakan pelajaran yang diberikan kepada mereka, tentulah hal yang demikian itu lebih baik bagi mereka dan lebih meneguhkan (iman mereka)” (QS. Annisa: 66)
إذا أحسست بعدم الثبات على الحق والإضطراب
فراجع تنفيذك وفعلك لما تسمعه من المواعظ
{وَلَوْ أَنَّهُمْ فَعَلُواْ مَا يُوعَظُونَ بِهِ لَكَانَ خَيْراً لَّهُمْ وَأَشَدَّ تَثْبِيتاً }